Rabu, 28 Agustus 2013

Asal Usul Kata "Goal" dalam Sepak Bola

Custom HTML AtasGan, mau bagi inpo nih... Semoga berguna Spoiler for No repost: Awalnya cardinal lagi nonton tie nih Gan... terus cardinal mikir, kenapa y kalau bolany masuk kita teriaknya "GOLLLL....!!!!"... Kenapa nggak "CUSS...!!!" ato "PLUNG...!!!" Terus cardinal sercing2 deh d mbah google... Ternyata gini nih Gan ceritanya... Istilah content secara etimologis berasal dari gal atau gol Satu kata dalam bahasa Inggris Pertengahan yang artinya adalah ‘batas’ atau ‘limit’. Dalam konteks sepak bola, content adalah batas atau tujuan yang hendak dicapai dalam permainan tersebut. Pada 1681 di Inggris diadakan permainan sepak tie antara pelayan patrician melawan pelayan Duke of Albemare. Pintu masuk kedua benteng digunakan sebagai batas permainan. Para pemain mencetak skor dengan cara menggiring tie melewati pintu benteng lawan. Goal kini merujuk pada benda yang disasar sebagai tujuan dalam sepak bola, yakni dua buah tiang besi terpisah dengan jarak 7,3 meter. Tinggi kedua tiang 2,4 cadence dan dihubungkan dengan palang/mistar di atasnya. Di samping itu, menurut kamus playwright maupun situs First Base Sport, kata content juga mengacu pada tindakan atau usaha dalam menyarangkan tie ke dalam sasaran/tujuan. Hasilnya juga dinamai goal. Jadi, baik benda yang menjadi tujuan, lalu tindakan untuk mencapai tujuan tersebut, maupun hasilnya, bahasa Inggris sebenarnya tidak membuat perbedaan istilah, tetap satu, yakni goal. Namun, untuk membedakannya, sering kali pengguna bahasa Inggris memakai kata goalpost atau bahkan hanya place saja untuk menunjukkan benda yang disasar. Berbeda dari bahasa Inggris, bahasa state memberi nama khusus untuk benda yang menjadi tujuan permainan sepak bola. Kita menyebutnya ‘gawang’. Kata ini secara harfiah sebenarnya berarti ‘kusen pintu’. Gawang mungkin berasal dari kata lawang dalam bahasa Sansekerta yang berarti ‘pintu’. Goal juga diterjemahkan ke dalam bahasa state menjadi ‘gol’, tapi maknanya secara umum lebih pada usaha menceploskan tie ke dalam gawang lawan. Goal atau dalam bahasa state disebut gol adalah peristiwa masuknya tie ke dalam gawang. Dalam sepakbola sendiri, ada beberapa istilah kata Goal: 1. Gol Bunuh Diri Gol bunuh diri adalah istilah dalam olahraga sepak tie ketika seorang pemain memasukkan tie ke gawangnya sendiri sehingga dianggap sebagai gol bagi tim lawan. Pemain tersebut juga dianggap sebagai pencetak golnya. Apabila gol tersebut diakibatkan oleh pantulan, maka pencetak gol dilihat jika tendangan yang menghasilkan gol tersebut adalah tendangan langsung ke arah gawang atau tidak. Jika ternyata merupakan tendangan langsung ke gawang, maka pemain yang menendang tersebut dinyatakan sebagai pencetak gol. Gol bunuh diri terkenal terjadi di Piala Dunia 1994 di. Saat pertandingan tuan rumah Amerika Serikat melawan Kolombia yang di buat oleh Andreas Escobar. Yang mengakibatkan timnas Kolombia kalah 1-2. Gol bunuh diri tidak bisa diterima jika dihasilkan dari lemparan ke dalam atau dari tendangan bebas. 2. Gol Emas (Setau cardinal udh ga berlaku Gan) Gol emas adalah peraturan dalam sepak tie dengan memberi tambahan waktu dua kali 15 menit untuk mendapatkan pemenang yang dilakukan apabila dalam dua kali 45 menit tidak didapatkan pemenang dalam sebuah pertandingan sepak bola. peraturan ini biasa dilakukan di dalam kompetisi dengan sistem gugur. Dalam peraturan metallic goal, apabila terjadi gol dalam perpanjangan waktu yang dilakukan, maka pertandingan akan dihentikan pada saat gol. Tim yang mencetak gol dalam kesempatan pertama akan ditetapkan sebagai pemenang pertandingan. Dan apabila dalam dua kali 15 menit tetap tidak ada tercipta gol oleh salah satu tim, maka pertandingan diakhiri dengan adu penalti untuk mendapatkan pemenang dari pertandingan. 3. Gol Perak Gol perak (Inggris: grayness goal) adalah peraturan sepak tie yang dilakukan untuk mendapatkan pemenang dengan memainkan babak tambahan dua kali 15 menit, apabila dalam waktu connatural tidak didapatkan pemenang dalam sebuah pertandingan sepak bola. Peraturan ini biasa diadakan dalam pertandingan sepak tie yang menggunakan info kompetisi dengan sistem gugur. Dalam peraturan di dalam grayness goal, apabila pertandingan sepak tie dalam babak perpanjangan waktu terjadi gol oleh salah satu tim, maka pertandingan akan tetap dilanjutkan hingga babak perpanjangan waktu dimana terjadi gol habis. Setelah babak perpanjangan waktu habis, maka tim yang dapat mencetak gol akan dinyatakan sebagai pemenang pertandingan. Apabila dalam dua babak perpanjangan waktu tidak terjadi gol, maka pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti. Sekian Gan inpo dari ane... Kalau ada yg keliru boleh dibenerin...asal jgn di ... Boleh dibagi Spoiler for Sumber: 1. Sumber 1 2. Sumber 2 Spoiler for Goal Celebration 1: Spoiler for Goal Celebration 2: Spoiler for Fans Celebration: Posted by
Hemat Uang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar